Oelamasi, swaratimor.co.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Terpencil, di Desa Oelatimo, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang mulai dibangun setelah Bupati Kupang, Yosef Lede, Jumat (30/1/2026), melakukan peletakan batu pertama Pembangunan.
Peletakan batu pertama pembangunan SPPG Terpencil Desa Oelatimo ini adalah bentuk nyata dukungan total Pemerintah Kabupaten Kupang terhadap program pembangunan andalan Presiden Prabowo yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Yosef Lede dalam sambutannya, mengatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kupang terhadap program MBG karena program tersebut diyakini bukan saja akan meningkat derajat gizi anak – anak, tetapi lebih dari itu, program MBG juga akan menurunkan tingkat kemiskinan dan kemiskinan ekstrim di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kupang.
“Jadi kalau bicara bikin dapur ini dampaknya bukan hanya kasih makan anak-anak, ini dampaknya terlalu banyak termasuk menciptakan lapangan pekerjaan dan memberdayakan ekonomi kita semua,” jelas Yosef Lede.
Mantan Ketua DPRD Kabupaten Kuang ini melanjutkan, Kabupaten Kupang sendiri termasuk daerah yang mendapat alokasi pembangumam SPPG terbanyak di Indonesia yaitu 70 SPPG, sehingga dirinya berharap kehadiran SPPG sebanyak itu dengan jumlah aliran uang yang tidak sedikit, bisa dimanfaatkan seluruh masyarakat Kabupaten Kupang secara maksimal, dengan menanam sebanyak mungkin memanfaatkan seluruh jengkal tanah yang ada untuk ditanami, sehingga bahan makanan yang akan di kelola di SPPG nanti, adalah produksi lokal, bukannya dibeli dari luar.
“Akan muncul pertumbuhan ekonomi, jadi dimana ada dapur SPPG pangan yang masuk ke dapur kalau bisa ambilnya dari masyarakat sekitarnya baik itu pertanian maupun peternakan. Ini harus ditanggapi secara serius oleh masyarakat. Oelatimo dan sekitarnya ini potensi sangat besar dalam pertanian. Pemerintah Kabupaten Kupang tentu akan mendukung usaha pertanian masyarakat, kita sudah usahakan bantuan alsintan dalam jumlah besar dan akan kita terus upayakan meningkat, begitu juga dengan bantuan bibit dan pupuk,” ungkapnya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, beberapa pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang, Koordinator Badan Gizi Nasional Kabupaten Kupang, Camat Kupang Timur, Kepala Desa Oelatimo, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta masyarakat setempat.(epo)
