Kupang, swaratimor.co.id – Wali Kota Kupang, Christian Widodo memaparkan berbagai capaian Pemerintah Kota Kupang sepanjang tahun 2025, khususnya dalam 8 bulan pertama masa kepemimpinannya saat Apel Awal Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Kupang, Senin (5/1/2026).
Chris Widodo menilai, capian tersebut sebagai hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah.
Sejumlah prestasi yang berhasil diraih, menurut Chris Widodo antara lain, masuk 10 besar Indeks Kota Toleran, penghargaan Cita Kota Damai dan Inklusif, predikat Kota Terbaik Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dari Bank Indonesia yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, penghargaan dari Bappenas atas progres perencanaan tertinggi, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melampaui target hingga lebih dari 100 persen, serta peringkat terbaik pengelolaan transfer daerah se-Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Selain itu, Chris Widodo juga menyampaikan hasil survei kepuasan publik yang dilakukan oleh Fisipol Universitas Nusa Cendana (Undana), yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat sebesar 80,1 persen terhadap kinerja kepemimpinan Pemerintah Kota Kupang dalam delapan bulan pertama.
“Capaian ini bukan untuk membuat kita berpuas diri atau sombong, tetapi menjadi motivasi agar pada tahun 2026 kita dapat bekerja lebih baik lagi,” kata Chris Widodo.
Memasuki tahun 2026, Chris Widodo menegaskan tiga fokus utama yang harus menjadi perhatian seluruh ASN. Pertama, fokus pada pelaksanaan program kerja sesuai rencana yang telah ditetapkan. Untuk memastikan hal tersebut, Pemerintah Kota Kupang akan melaksanakan evaluasi dan rapat lintas sektor secara rutin setiap bulan guna menjaga sinergi dan efektivitas kinerja.
Kedua, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi publik. Chris Widodo meminta setiap perangkat daerah memiliki dan mengelola akun media sosial resmi untuk menyampaikan informasi serta mempublikasikan kinerja kepada masyarakat.
“Kita bisa bekerja dengan baik, tetapi jika tidak disampaikan kepada publik, masyarakat bisa mengira kita tidak bekerja. Cara menyampaikan hasil kerja itu sangat penting,” jelasnya.
Ketiga, Wali Kota Kupang menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan persatuan di lingkungan kerja. Ia secara tegas mengingatkan agar seluruh ASN menghentikan praktik-praktik yang berpotensi memecah kebersamaan, termasuk pembentukan kelompok, faksi, atau kubu-kubu internal yang tidak produktif, dan sebaliknya membangun suasana kerja yang sehat, profesional, dan saling menghargai.
“Kita semua adalah satu keluarga besar ASN Pemerintah Kota Kupang. Kita bekerja dengan tujuan yang sama, melayani masyarakat,” pesannya.
Menutup arahannya, Wali Kota Kupang Christian Widodo mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas, serta menjadikan pekerjaan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan generasi mendatang.
“Saya yakin Bapak dan Ibu semua sudah dewasa dan memahami tanggung jawab masing-masing. Mari kita awali tahun 2026 dengan semangat baru dan kerja yang lebih fokus,” pungkasnya.(*/ras)
