Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma saat bertemu pimpinan dan anggota BAM DPR RI di Kabupaten Alor.(Ist)

Kalabahi, swaratimor.co.id – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma melakukan pertemuan bersama Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI di Aula Rumah Jabatan Bupati Alor, Senin (13/4) malam.

Sebelumnya, Wagub Johni Asadoma juga menyambut kedatangan Ketua BAM DPR RI, Ahmad Heryawan, Wakil Ketua BAM DPR RI Agun Gunandjar Sudarsa, serta anggota BAM DPR RI Muh. Haris di Bandara Mali, Alor, pada Senin (13/4) siang dalam rangka kunjungan kerja ke Kabupaten Alor.

Turut hadir Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, Anggota DPRD Provinsi NTT, Muhammad Ansor Orang, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Alor Usman Plaikari bersama para anggota DPRD, tokoh masyarakat Imanuel Blegur, Kapolres Alor Nur Azhari, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Alor Obeth Bolang, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT Alfonsus Theodorus, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi NTT Alexon Lumba, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Ambrosius Kodo.

Johni menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada rombongan BAM DPR RI. Ia menilai kunjungan ini sebagai wujud nyata perhatian DPR RI dalam menindaklanjuti berbagai aspirasi masyarakat.

Johni dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat Kabupaten Alor kepada BAM DPR RI. Ia menyoroti keterbatasan fiskal daerah yang berdampak pada rendahnya kemampuan pembangunan, khususnya di wilayah 3T.

“Alor memiliki potensi strategis karena berbatasan langsung dengan Timor Leste. Namun, kondisi infrastruktur jalan masih menjadi kendala utama dalam distribusi hasil pertanian,” ungkap Johni seperti rilis Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT.

Adapun beberapa usulan prioritas yang disampaikan, antara lain:

1. Pembangunan ruas jalan provinsi, di Kabupaten Alor khususnya ruas Kokar sepanjang 15 km serta ruas Mainang–Apui, yang dinilai penting untuk meningkatkan konektivitas dan perekonomian masyarakat.
2. Dukungan pembangunan sarana olahraga, terutama stadion berkapasitas 25.000 penonton, mengingat NTT akan menjadi tuan rumah PON. Saat ini, fasilitas yang tersedia baru GOR dengan kapasitas sekitar 5.000 orang.

Selain itu, Johni juga menyoroti potensi wisata bahari Alor yang memiliki kekayaan taman bawah laut yang sangat indah dan berpotensi besar untuk dikembangkan.

Sementara itu, Ketua BAM DPR RI, Ahmad Heryawan, menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Provinsi NTT, khususnya Kabupaten Alor serta partisipasi penuh para pemangku kepentingan dalam pertemuan tersebut.

Ia menegaskan bahwa BAM DPR RI hadir sebagai wadah untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat secara langsung, termasuk hingga ke daerah-daerah terpencil.

“Aspirasi masyarakat sangat penting. Kami akan berupaya memperjuangkan pembangunan jalan di Alor melalui kerja sama dengan Komisi V DPR RI serta anggota DPR RI asal NTT,” ungkapnya.

Terkait pembangunan stadion, ia juga menyatakan dukungannya agar dapat diperjuangkan, seiring rencana NTT sebagai tuan rumah PON mendatang.

Menutup pertemuan, sekali lagi Wakil Gubernur NTT menyampaikan apresiasi atas kunjungan BAM DPR RI ke Kabupaten Alor serta berharap adanya tindak lanjut konkret terhadap aspirasi yang telah disampaikan.

“Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan masyarakat serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi NTT. Kami berharap kunjungan ini membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan di Alor,” pungkas Wagub Johni Asadoma.(ras)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: