Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G. L. Kalake saat memberikan keterangan pers.(Ist)

Kupang, swaratimor.co.id – Provinsi NTT menargetkan masuk 10 besar klesmen perolehan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 21 tahun 20204 ini. Kontingen NTT akan mengirim 182 atlet ke PON yang akan berlangsung di Sumatra Utara dan Aceh tersebut.

Target masuk 10 besar pendulang medali PON 21 ini diungkapkan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTT, Josef Nae Soi saat Jumpa Pers di Lobi Lantai 1 Kantor Gubernur NTT pada Rabu (17/4/2024).

“Sebagai informasi bawah pada tahun ini, 182 atlet kita lolos PON untuk berlaga di Aceh dan Sumatera Utara. Target kita Kontingen NTT di PON kali ini adalah 10 besar. Mudah-mudahan dari 70 cabang bela diri yang merupakan cabang unggulan dari NTT bisa dapat posisi 10 besar. Oleh karena itu kami mengharapkan dukungan dari adik-adik sekalian, dari pemerintah sudah full support untuk KONI dan atlet kita yang akan ke Medan dan Aceh,” kata Nae Soi yang juga mantan Wakil Gubernur NTT ini.

Sementara Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G. L. Kalake dalam kesempatan ini menegaskan, Pemerintah Provinsi NTT siap mendukung keikutsertaan atlet NTT pada ajang PON ke-21 di Provinsi Sumatera Utara dan Aceh serta mendukung pelaksanaan PON ke-22 Tahun 2028 mendatang, dimana Provinsi NTT  dan NTB terpilih sebagai tuan rumah.

“Kita bisa melihat bagaimana spirit olahraga dari para atlet yang bisa menembus PON dan ini merupakan capaian yang luar biasa. Kami sudah sepakat setiap atlet yang memenuhi kriteria untuk bisa mendapatkan medali akan kita prioritaskan pada PON Sumatera utara dan Aceh. Keberhasilan dari 182 atlet yang nantinya akan bertanding di 24 cabang olahraga tentunya merupakan suatu keberhasilan pembinaan olahraga yang ada di NTT dan kami Pemprov NTT memberikan perhatian kepada keberhasilan peraih medali baik di PON maupun event internasional lainnya. Dan kita sudah memberikan tanda kasih kepada para atlet yang telah berprestasi,” jelas Ayodhia.

Selain itu, sebagai tuan rumah terpilih pada PON 22 yang akan digelar pada tahun 2028 mendatang, Ayodhia mengaku telah telah berkomunikasi dengan Penjabat Gubernur NTB dan mereka bersepakat untuk melaksanakan pertemuan dalam rangka persiapan pelaksanaan PON mendatang.

“Kita harapkan ini akan menjadi prioritas utama Provinsi NTT di dalam keikutsertaan pada PON di Sumatera Utara dan Aceh, juga sebagai tuan rumah PON 2028, jadi kami disini semua tentunya mengharapkan dukungan dari masyarakat dan semua pihak agar pelaksanannya bisa berhasil dan pembinaan olahraga di NTT ini tidak hanya mengharumkan nama daerah tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di event-event Internasional,” kata Ayodhia lagi.

Turut hadir dalam Jumpa Pers tersebut, Jajaran pengurus KONI NTT, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT George Hadjoh dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Prisila Q. Parera.(*/ras)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: