Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis memukul gong sebagai tanda dimulainya lomba menyanyi antar pelajar.(Ist)

Kupang, swaratimor.co.id – Lomba Paduan Suara antar Pelajar SD/MI dan SMP/MTs Se-Kota Kupang Tahun 2026 bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah pembentukan karakter, kebersamaan, dan keberanian bagi generasi muda.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis mengatakan hal ini, Selasa (14//4/2026) saat menghadiri sekaligus membuka secara resmi lomba Paduan Suara antar Pelajar SD/MI dan SMP/MTs Se-Kota Kupang Tahun 2026 di Hotel Aston Kupang. 

“Hari ini kita hadir bukan sekadar untuk lomba, tetapi ini adalah panggung kebersamaan, panggung keberanian, dan panggung untuk mengekspresikan potensi terbaik anak-anak Kota Kupang. Keindahan tidak lahir dari satu suara saja, tetapi dari banyak suara yang berpadu menjadi harmoni,” kata Serena.

Lomba paduan suara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-140 Kota Kupang dan Hari Jadi ke-30 sebagai daerah otonom. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest Soleman Ludji, perwakilan Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang, serta dewan juri yang terdiri dari Apolinaris Temy Tukan, Marianus Ndewi Seong, , dan Agustinus Beda Ama.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis juga mengapresiasi keberanian para peserta yang tampil dan mengingatkan bahwa nilai utama dari kegiatan ini bukan hanya menjadi juara, tetapi bagaimana peserta mampu memberikan yang terbaik, membangun kepercayaan diri, serta menjalin persahabatan.

“Jangan takut salah dan jangan takut tidak sempurna. Keberanian untuk tampil di depan sudah merupakan prestasi yang luar biasa. Pulanglah dengan pengalaman, persahabatan, dan rasa bangga,” tambahnya. 

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis dan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest Soleman Ludji saat menyapa peserta lomba.(Ist)

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest Soleman Ludji, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang terus dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan bakat dan minat pelajar di bidang seni.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan piala bergilir Wali Kota Kupang untuk kembali diperebutkan pada ajang tahun ini.

Dalam laporan panitia, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Serlin Marlis Tiro,  menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga karakter, kreativitas, dan pelestarian budaya.

“Melalui kegiatan ini, kami menyediakan wadah kompetisi yang sehat dan edukatif bagi pelajar, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya lokal,” jelasnya.

Lomba paduan suara tahun ini diikuti oleh sekitar 3.875 peserta yang tergabung dalam 155 tim, terdiri dari 119 tim SD/MI dan 36 tim SMP/MTs. Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 14 hingga 17 April 2026.

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga memperkenalkan lagu “Menuju Kupang Sejahtera” yang memuat delapan program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang. Lagu tersebut diharapkan menjadi media edukatif dan inspiratif dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, kreatif, serta memiliki kecintaan terhadap daerahnya.

Dalam perlombaan ini para peserta akan memperebutkan piala bergilir, trofi, piagam penghargaan, serta total hadiah sebesar Rp67 juta.(ras)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: