Bupati Kupang, Yosef Lede saat memberikan sambutan pada rakor di GOR Komitmen.(Ist)

Oelamasi, swaratimor.co.id – Kabupaten Kupang akan menjadi daerah pertama di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang mendapatkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan dukungan anggaran dari Pemerintah Pusat sebesar Rp250 miliar. Selain itu Universitas Rakyat juga akan dibangun di Kabupaten Kupang dengan anggaran sebesar Rp300 miliar.

“Ini merupakan kesempatan besar bagi Kabupaten Kupang. Kita ingin anak-anak kita mendapatkan pendidikan terbaik di daerah sendiri. Karena itu saya mengajak seluruh pihak mendukung program ini agar benar-benar memberi manfaat bagi generasi muda Kabupaten Kupang,” kata Bupati Kupang, Yosef Lede dalam sambutannya sebelum membuka rapat koordinasi (Rakor) tingkat Kabupaten Kupang di GOR Komitmen, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang, Senin 3/8/2026).

Menurut Yosef Lede, rakor ini memiliki arti strategis sebagai wadah memperkuat kolaborasi antarpemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas daerah, meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan tidak dapat dilaksanakan secara parsial, dibutuhkan sinergi, gotong royong, dan tanggung jawab bersama agar setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Yosef Lede.

Yosef Lede juga menyinggung tentang pentingnya menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan adaptif di tengah pesatnya perkembangan teknologi, tanpa mengabaikan penguatan karakter, moral, dan jati diri bangsa sebagai fondasi pembangunan daerah. 

Peserta rakor tingkat Kabupaten Kupang di GOR Komitmen.(Ist)

Dalam sambutannya Yosef Lede menyampaikan sejumlah arahan strategis kepada seluruh peserta rapat, diantaranya pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Tahun ini, perayaan akan dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan di Kabupaten Kupang, berlangsung mulai 7 hingga 17 Agustus 2026. Pembukaan kegiatan dipusatkan di Kecamatan Amfoang Timur sebagai wilayah perbatasan negara, sedangkan penutupan akan dilaksanakan di Kecamatan Semau,” bebernya.

Yosef Lede meminta seluruh Camat, Kepala Desa, Lurah, Kepala Sekolah, Kepala Puskesmas, dan seluruh unsur terkait agar mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan secara tertib sehingga masyarakat dapat menikmati perayaan kemerdekaan dengan aman, meriah, dan tetap menjunjung nilai persatuan.

Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Bupati kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang untuk menjaga netralitas penyelenggaraan Pilkades. Ia menegaskan tidak akan ada intervensi terhadap proses demokrasi di tingkat desa dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk mencalonkan diri sebagai kepala desa.

Di  sektor pendidikan, Yosef Lede juga menyoroti pengembangan Program Sekolah Rakyat sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang memperoleh tambahan dukungan anggaran sebesar Rp125 miliar untuk meningkatkan kapasitas Sekolah Rakyat yang sudah berdiri di Desa Oelnasi Kecamatan Kupang Tengah dan masih berkapasitas 1000an siswa, sehingga lewat pengembangan mampu menampung sekitar 2.000 peserta didik.

Bupati meminta seluruh Camat, Lurah, Kepala Desa, dan perangkat daerah untuk memperbaiki validitas data masyarakat miskin agar anak-anak yang berhak memperoleh kesempatan bersekolah tidak kehilangan haknya akibat kesalahan pendataan.

Dalam bidang pelayanan sosial, mantan Ketua DPRD Kabupaten Kupang ini mendorong peningkatan kepesertaan masyarakat dalam program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Pemerintah Kabupaten Kupang menargetkan seluruh masyarakat memperoleh perlindungan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan sehingga tidak ada lagi warga yang mengalami kesulitan memperoleh pelayanan kesehatan akibat belum terdaftar sebagai peserta BPJS,” katanya.

Selain itu, Bupati juga menginstruksikan percepatan sertifikasi tanah untuk aset pemerintah, sekolah, puskesmas, rumah ibadah, dan berbagai fasilitas umum lainnya. Menurutnya, kepastian hukum atas kepemilikan tanah menjadi syarat penting dalam mendukung pembangunan dan revitalisasi fasilitas publik.

Kader Partai Gerindra ini juga menambahkan beberapa hal yang perlu dilaksanakan yakni rencana pelaksanaan nikah massal gratis, pengembangan program Desa Terang melalui pemanfaatan energi surya, penguatan Gerakan Kabupaten Kupang Bersih, percepatan pelayanan administrasi kependudukan di tingkat kecamatan, kemudahan pelayanan perizinan usaha, percepatan penurunan stunting, kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kekeringan, serta penguatan validitas data masyarakat sebagai dasar penyaluran berbagai bantuan pemerintah.

Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah, camat, lurah, dan kepala desa untuk terus meningkatkan koordinasi, memperbaiki kualitas data, serta memperkuat pelayanan publik agar seluruh program pembangunan dapat berjalan efektif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Yosef Lede mengajak seluruh jajaran pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat kolaborasi, serta bekerja dengan penuh tanggung jawab demi mewujudkan Kabupaten Kupang yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera sesuai visi pembangunan daerah.(epo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: