Oelamasi, swaratimor.co.id – Pemerintah Kabupaten Kupang baru-baru ini menggelar sosialisasi pemanfaatan tanda tangan elektronik berbasis Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di aula Kantor Bupati Kupang di Oelamasi.

Plt. Sekda Kabupaten Kupang, Novita Foenay saat membuka kegiatan mengatakan, salah satu cara mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang efektif dan efisien adalah dengan dibentuknya SPBE.

SPBE, jelas Novita, juga merupakan suatu sistem tata kelola Pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi secara menyeluruh dan terpadu dalam pelaksanaan administrasi Pemerintahan dan penyelenggaraan pelayanan publik yang dilakukan pada suatu instansi pemerintahan.  

Menurut Novita, keamanan SPBE mencakup penjaminan kerahasiaan, keutuhan, ketersediaan, keaslian dan kenirsangkalan atau non-repudiation sumber daya terkait data dan informasi, infrastruktur SPBE dan aplikasi SPBE.

“Tanda tangan elektronik adalah tanda tangan yang terdiri atas informasi elektronik yang dilekatkan, terasosiasi atau terkait dengan informasi elektronik lainnya yang digunakan sebagai alat verifikasi autentifikasi,” kata Novita Foenay.

Dia mengatakan, beberapa manfaat yang didapat dari tanda tangan berbasis SPBE tersebut yakni, efesiensi waktu  kekuatan hukumnya setara dengan tanda tangan basah, identitas terjamin, hemat biaya pengeluaran serta ramah lingkungan.

Sementara Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kupang, Jawan Mau dalam laporan panitia mengatakan, tanda tangan merupakan tanda tulisan identitas diri seseorang sebagai keabsahan/sah tidaknya sebuah dokumen. Di era digital ini, dokumen digital ditandatangani menggunakan Tanda Tangan Elektronik (TTE) tersertifikasi. “Tanda tangan elektronik tersertifikasi adalah tanda tangan yang digunakan sebagai alat verifikasi dan autentikasi secara digital menggunakan Sertifikat Elektronik yang diterbitkan Penyelenggara Sertifikat Elektronik (PSrE) Indonesia yang diakui oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika,” jelas Jawan Mau.

Jawan lebih jauh menjelaskan, kegiatan sosialisasi pemanfaatan tanda tangan elektronik dalam rangka penerapan SPBE di Kabupaten Kupang dan pelatihan aplikasi Panter E-Sign dan BeSIGN merupakan tahapan lanjutan yang harus dilaksanakan dalam rencana penerapan tanda tangan elektronik di Kabupaten Kupang.

Hal ini merupakan hasil konsultasi awal yang telah dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kupang dengan Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) Badan Siber dan Sandi Negara .

Tujuan dari kegiatan, lanjut Jawan agar meningkatnya wawasan pimpinan perangkat daerah akan pentingnya pengamanan informasi melalaui penerapan tanda tangan elektronik serta meningkatkan kemampuan ASN pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kupang dalam pemanfaatan tanda tangan elektronik untuk mendukung SPBE di Kabupaten Kupang.

Adapun  narasumber kegiatan ini berasal dari Badan Cyber dan Sandi Negara Imam R.Muhtamar. Hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli Bupati Kupang Pandapotan Siallagan, Pimpinan OPD lingkup Pemkab Kupang diantaranya Kadis PU Joni Nomseo, Kadis Peternakan Alex Matte serta para Camat lingkup Pemkab Kupang.(epo)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: