Oelamasi, swaratimor.co.id – Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Kupang, Jumad, (31/3/2023) bertemu Bupati Kupang Korinus Masneno untuk meminta kesediaan Bupati Kupang mengukuhkan Organisasi Profesi Perhiptani.

Bupati Kupang yang didampingi Asisten 2 Mesak Elfeto dan Kadis Pertanian, Amin Juariah, dalam kesempatan itu mengaku bersedia untuk mengukuhkan Perhiptani Kabupaten Kupang.

Dirinya respek dengan pembentukan organisasi ini. Sebab organisasi ini dianggap mampu memperkuat diri para penyuluh ketika sampai ke masyarakat, yang mana masyarakat butuh inovasi baru dan terkadang dalam kondisi tertentu masyarakat butuh perlindungan hukum. Dalam pelaksanaan tugas ini nantinya, Masneno meminta keterlibatan perguruan tinggi dengan membangun koordinasi internal dengan dewan pakar yang sudah ditetapkan.

Menurut Masneno penyuluh pertanian adalah komponen yang sangat penting karena merupakan perpanjangan tangan Pemerintah dalam rangka pelaksanaan operasional teknis di lapangan.

“Saya sangat mendambakan penyuluh pertanian bisa bekerja lebih profesional, merakyat dan jadi pendamping yang baik dalam memfasilitasi pembangunan ekonomi masyarakat,” ungkap Masneno.

Menutup arahannya, mantan Wakil Bupati Kupang periode 2014-2019 ini memberi apresiasi pembentukan organisasi ini. Soal kapan pengukuhannya, Masneno berpesan agar pengurus tidak hanya sekedar nama, melainkan perlu tindakan nyata dalam memberi motivasi baru, pembentukan kerjasama baru supaya eksistensinya bisa diketahui.

Sementara Ketua Dewan Pengurus Daerah Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia Kabupaten Kupang, Akostan Birelawa menjelaskan, tujuan dari dibentuknya Perhiptani adalah mengembangkan sistem penyuluhan pertanian yang efektif, efisien dan produktif, dilaksanakan bersama Pemerintah dan masyarakat. Kemudian mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu, teknologi, metode dan manajemen penyuluhan pertanian; serta membina jiwa korsa, mengembangkan profesionalisme dan menyalurkan aspirasi penyuluh pertanian.

Perhiptani Kabupaten Kupang, lanjut Akostan, sebagai organisasi profesi penyuluh pertanian berkewajiban dan mempunyai komitmen yang kuat dalam meningkatkan profesionalisme dan membangun etos kerja para penyuluh pertanian.

“Perhiptani sebagai organisasi profesi perlu dikembangkan dan dimantapkan baik mencakup kepengurusan, profesionalisme maupun kegiatannya sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga,” katanya.(epo)

 

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: