Oelamasi, swaratimor.co.id – Bupati Kupang Korinus Masneno mengajak jemaat untuk hidup dalam Iman, Pengharapan dan kasih didalam Tuhan sehingga bisa tetap kuat menjalani proses kehidupan. Ajakan Masneno ini disampaikan saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Gereja sekaligus Ulang Tahun ke 60 Jemaat Ebenhaezer Kabuka Kecamatan Fatuleu Tengah, Minggu (23/07-2023).

Turut hadir pada kegiatan tersebut Anggota DPRD NTT Yan Widi, Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Kupang, Novita Foenay, Camat Fatuleu Tengah Filmon Lalan, KMK Fatuleu Barat Pdt. Meritz Nenoliu, S.Th pengurus pemuda GMIT Wiston Rondo, dan tokoh masyarakat lainnya.

Masneno mengapresiasi semangat dan kebersamaan yang terbentuk dalam jemaat Ebenhaezer Kabuka sehingga bisa mencapai usia ke 60 sekaligus melakukan peristiwa iman dimulainya peletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja. “Selamat Ulang Tahun ke-60 untuk Jemaat Kabuka, ini bukan usia muda dan banyak perisitiwa iman yang terjadi hingga bisa ada sampai saat ini. Semua berkat kasih dan kebaikan Tuhan. Saya yakin semangat untuk membangun gedung ini akan bisa diselesaikan diwaktunya,” ungkap Masneno.

Dirinya mengharapkan jemaat hidup dalam kasih dan menjadikannya sebagai pengikat yang mempersatukan jemaat sehingga proses pembangunan dapat dilakukan dengan baik termasuk saat mengalami hambatan maupun kendala dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan perpecahan dalam jemaat.

“Untuk maju kita perlu mengayunkan langkah pertama kita, sehingga akan  menghasilkan langkah-langkah selanjutnya yang tentunya akan sampai pada tujuan yang kita harapkan,” katanya lagi.

Dirinya berharap dengan kebersamaan, kesehatian diantara jemaat akan memberikan kekuatan sehingga mampu melewati semua proses selama pembangunan gedung Gereja ini.

“Kesulitan pasti ada, tetapi bagaimana dengan kesehatian kita dapat keluar dan menyelesaikan setiap persoalan dengan baik. Bawa suara kasih dalam kehidupan berjemaat, Tuhan memyertai kita senantiasa,” pesan Masneno.

Anggota DPRD NTT, Yan Windi dalam sambutannya mengucapkan selamat ulang tahun ke 60 kepada segenap Jemaat Ebehaezer Kabuka seraya berharap jemaat dapat terus menjaga kekompakan yang ada khususnya dalam melakukan pembangunan gedung Gereja sehingga bisa selesai dengan baik.

“Tuhan berkati bapa, mama basudara sekalian ditempat ini. Apalagi diusia ke 60 sudah bisa melakukan peristiwa iman membangun gereja kiranya dapat diselesaikan dengan baik,” pesan Windi.

Ketua Majelis Klasis Sulamu Pdt. Meritz Nenoliu, S.Th Dalam suara gembalanya menyampaikan pesan agar Jemaat Ebehaezer Kabuka menjaga persekutuan hidup yang kuat didalam Tuhan. Peristiwa iman dengan ulang tahun ke 60 kiranya menjadi motivasi untuk hidup sungguh dan percaya bahwa Tuhan selalu menyertai dan menuntun langkah hidup jemaat Ebenhaezer. Dirinya berharap didalam jemaat ada kerukunan, ada keterbukaan dan kebersamaan yang kuat sehingga pergumulan pembangunan Gereja yang sudah dimulai hari dapat diselesaikan. “Saya percaya meski ada tantangan, meski ada proses, namun didalam penyertaan Tuhan, upaya membangun rumah Tuhan ini akan membuahkan hasil. Tetap jaga kesehatiaan dan berkerja bersama. Jika ada masalah tolong diselesaikan dengan baik, jangan malah terpecah karena proses pembangunan ini,” pesannya mengingatkan.

Pelaksanaan HUT ke 60 Jemat Ebenhaezer Kabuka dan peletakan batu pertama Pembangunan gedung Gereja ditandai dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt. Ketura S.J.Y. taneo- Kese, S.Th yang membawakan firman Tuhan di kitab Ezra 3:8-13 dengan tema Sehati untuk bersyukur dan berkerja.(epo)

 

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: